Liputanperistiwa.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gema Sadhana, Dr. A.S. Kobalen, secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gema Sadhana Provinsi Riau serta pengurus cabang se-Provinsi Riau periode 2026–2031.
Pelantikan tersebut berlangsung di Ameera Hotel (Gedung Plaza The Central), Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Sabtu (11/4/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh penting daerah.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Riau yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Riau, Bobby Rachmat, yang mewakili Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Andry Saputra, Kabidkum Polda Riau Mohamad Qori Oktohandoko, perwakilan Dandim Pekanbaru Mayor Armet Aloan Arwan, Ketua Yayasan Sekolah Dharma Loka Pekanbaru Ali Sujastian, serta Sekjen PSMTI Pusat Peng Suyoto.
Dalam sambutannya, Bobby Rachmat menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Riau atas pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal dari amanah besar dalam membangun organisasi yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Gema Sadhana telah menunjukkan kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Ini menjadi bukti bahwa organisasi ini hadir sebagai kekuatan yang memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan program sosial.
Selain itu, Bobby mengingatkan pentingnya legalitas organisasi melalui pendaftaran resmi di Kesbangpol sebagai bagian dari tertib administrasi dan penguatan kelembagaan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Gema Sadhana, Dr. A.S. Kobalen, menegaskan pentingnya menjalankan sumpah jabatan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menekankan bahwa Gema Sadhana merupakan organisasi sayap dari Partai Gerindra.
“Seluruh kader harus memiliki loyalitas, kedisiplinan, dan etika organisasi terhadap partai. Tidak boleh ada yang merasa lebih besar dari induknya,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun bukan partai politik, Gema Sadhana memiliki peran strategis dalam mendukung perjuangan politik, terutama dalam momentum demokrasi.
Ketua DPD Gema Sadhana Riau, Harvianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi di tingkat provinsi.
Ia menegaskan komitmen Gema Sadhana sebagai wadah keberagaman yang menjunjung tinggi persatuan serta nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.
“Gema Sadhana merupakan Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara yang hadir untuk merangkul keberagaman, menjaga persatuan, dan menjadi ruang aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Harvianto juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkontribusi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Edi Budianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh panitia dan pihak terkait.
“Kami berharap pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa organisasi menjadi lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan pelantikan ini, Gema Sadhana diharapkan mampu menjadi organisasi yang solid, berintegritas, serta berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan menjaga keharmonisan masyarakat di Provinsi Riau.** (Hendra)










