Di HUT Kampar Ke 74, Pj Kampar Terima Sembako Untuk Korban Banjir Dari Pemprov Riau

Liputanperistiwa.com Bangkinang – Sebuah keberkahan di ulang tahun Kabupaten Kampar ke 74, Dinas Sosial Kabupaten Kampar mendapat bantuan untuk warga korban banjir di Kabupaten Kampar dari seluruh ASN dan Non ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau di aula Dinas Sosial Kabupaten Kampar, Selasa (6/2/2024).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Riau, dalam hal ini diwakili oleh Asisten I, Zulkifli mengatakan bahwa ini merupakan sumbangan empati dari ASN dan Non ASN dilingkungan Pemprov Riau.

Dimana sumbangan ini lanjut Zulkifli, adalah tujuan untuk membantu masyarakat korban banjir, makanya kita salurkan melalui Dinas Sosial Kota/Kabupaten, dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Kampar, semoga dapat disalurkan kepada masyarakat yang betul-betul terkena dampak banjir dan bermanfaat.

“Sumbangan ini dalam bentuk sembako, seprti minyak, gula, sarden, mie instan dan yang lainnya, yang mana dana yang terkumpul lebih dari 500 juta yang feiur dari empati ASN dan Non ASN Pemprov untuk masyarakat korban banjir yang terjadi di Kota/Kabupaten se Riau”, terang Zulkifli.

Dan kita menghimbau kepada masyarakat korban banjir untuk tetap jaga kesehatannya, sehingga pasca banjir nanti tidak ada yang sakit dan dapat bekerja untuk mencari nafkah.

“Dan juga kepada anak-anak jangan dibiarkan untuk bermain air, agar terhindar dari penyakit, virus ataupun juga binatang, seperti ular, lintah dan binatang lainnya”, tutup Zulkifli.

Pada kesempatan yang sama, Pj Kampar yang langsung menerima bantuan tersebut, Hambali mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, dalam hal ini Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I atas bantuan sembako ini yang berasal dari ASN dan Non ASN dilingkungan Pemprov Riau.

“Dimana sumbangan bantuan sembako untuk korban banjir ini tepat di ulang tahun Kabupaten Kampar ke 47, dan semoga ini berkah untuk kita semua dan bermanfaat untuk korban banjir”, ujar Hambali.

“Dan kita Kabupaten Kampar terus menjaga hubungan baik dengan Provinsi, dan juga OPD agar rajin-rajin komunikasi dan berkunjung ke Provinsi, sehingga bantuan-bantuan ataupun permasalahan cepat teratasi”, harap Hambali. (Hendra)